TERJEPITNYA KAPAL RAKSASA DI TERUSAN SUEZ, INI DAMPAKNYA

Sebuah kapal peti kemas dengan panjang seluas  empat kali lapagan Bola yang terjebak di Terusan Suez, Mesir. Kecelakaan inipun menyebabkan terjadinya blokade jalur....

TERJEPITNYA KAPAL RAKSASA DI TERUSAN SUEZ, INI DAMPAKNYA
kapal kontainer raksasa kandas di Terusan Suez (Foto: Associated Press)

rakyatpintar.com - Sebuah kapal peti kemas dengan panjang seluas  empat kali lapagan Bola yang terjebak di Terusan Suez, Mesir. Kecelakaan inipun menyebabkan terjadinya blokade jalur perdagangan internasional.

Kapal  raksasa ini terlantar di sepanjang terusan Suez, serta menutup salah satu rute perdagangan yang paling sibuk di dunia, karena setiap harinya, ada sekitar 30% dari volume pengiriman peti kemas dunia melewati Terusan Suez ini  sepanjang 193 km, serta  sekitar 12% dari total perdagangan global.

Kapal  raksasa ini memiliki  lebar 59 meter dan panjang 400 meter. Kapal ini menggunakan bendera Panama pada saat berlayar serta memiliki berat sekitar  224.000 ton. Hingga saat ini Kapal tersebut terdampar dalam penjalanan menuju pelabuhan Rotterdam di Belanda, sebagaimana dilaporkan sejumlah media global termasuk AP, BBC dan Reuters.

Ever Given  merupakan nama Kapal tanker raksasa tersebut yang dirakit pada tahun 2018 dan dioperasikan serta disewakan oleh perusahaan transportasi asal Taiwan, Evergreen Marine Corp.

Ever Given adalah salah satu dari 20 kapal kontainer, armada milik Evergreen dan diberi nama dalam format "Ever" ditambah kata belakang yakni berawan G yang mengikuti format nama perusahaan induk. Selain Ever Given ada juga Ever Gentle, Ever Gleamy dan Ever Genius.

Akibat dari kejadian ini, harga minyak mentah dunia tiba-tiba ambles  pada Kamis (25/3/2021), dan juga Harga si emas hitam kembali melorot setelah melesat signifikan pada perdagangan sebelumnya.

Padahal harga minyak sempat melesat lebih dari 6% sehari lalu, setelah sebelumnya anjlok dan hampir turun ke bawah US$ 60/barel.

Terkait dengan penyelamatan kapal yang 'terjepit' ini, upaya terus dilakukan. Dikutip dari Reuters, surutnya air laut sepanjang tadi malam memperlambat upaya tim penyelamat untuk mengeluarkan kapal.

Perangkat lunak pelacakan kapal menunjukkan bahwa Ever Given bergerak sedikit dari posisi awal selama 24 jam terakhir, meskipun beberapa kapal telah ditempatkan untuk menyeretnya ke perairan yang lebih dalam.